<img height="1" width="1" src="https://www.facebook.com/tr?id=763856411650746&amp;ev=PageView &amp;noscript=1">
Bisnis & Finansial

5 Usaha Kecil yang Menjanjikan Bermodal Kartu Kredit

Dengan modal kartu kredit, siapa pun sebenarnya sudah bisa membuat usaha kecil yang menjanjikan. Peluang dapat cuan memang bisa muncul dari mana pun


Ada berbagai sumber pembiayaan ketika seseorang hendak mendirikan usaha sendiri. Salah satunya adalah kartu kredit.Dengan kartu kredit, seseorang sudah bisa membuat usaha kecil yang menjanjikan, dalam arti mengundang keuntungan. 

Kita tahu bahwa salah satu kesulitan saat menjalankan usaha kecil adalah sumber pembiayaan. Hal ini terlihat jelas dari statistik resmi. Jumlah kredit untuk UMKM dari perbankan, sepanjang tahun lalu, baru sebesar 19,93 persen–padahal sektor ini menyumbang produk domestik bruto (PDB) cukup besar, sekitar 60 persen. Penyebabnya beragam, dari mulai usaha kecil tidak mempunyai cukup agunan hingga keterbatasan akses informasi ke perbankan. 

Biasanya seseorang memiliki kartu kredit memang untuk kegiatan konsumtif. Namun, di tengah keterbatasan akses pinjaman perbankan, kartu kredit jadi alternatif yang mudah dijangkau untuk membiayai usaha kecil yang menjanjikan. Tak heran jika sebuah survei yang dilansir Visa mengatakan 68 persen responden yang terlibat dalam bisnis kecil menggunakan kartu kredit untuk pengeluaran mereka. 

Uang yang didapat dari kartu kredit bisa dipakai untuk membayar berbagai keperluan–alias modal usaha. Ia misalnya, bisa untuk membeli bahan baku atau biaya promosi. Kartu kredit itu sendiri bisa juga jadi pusat atau inti usaha atau dengan kata lain bisnis yang bergerak di  bidang jasa. Jika ada yang bertanya “usaha apa modal kecil untung besar”, maka jawabannya adalah opsi kedua tadi. Ia benar-benar hanya mengeluarkan modal yang minim: setidaknya sedikit promosi. 

Berikut beberapa usaha kecil yang menjanjikan tersebut, dimulai dengan bisnis yang memakai dana segara dari kartu kredit untuk untuk belanja modal, lalu kemudian bisnis yang memang hanya memanfaatkan kegunaan utama kartu kredit itu sendiri: untuk pembayaran berbagai keperluan. 

(Baca: 3 Jenis Bisnis yang Cocok dengan Modal Kartu Kredit)

1. Makanan dan minuman

Usaha apa yang bagus untuk pemula? Tentu saja yang langsung muncul di benak adalah makanan dan minuman. Mungkin bisnis makanan dan minuman sebagai usaha kecil yang menjanjikan terdengar klise dan klasik. Namun, faktanya, makanan dan minuman bahkan merupakan satu dari sedikit industri yang justru tumbuh di masa pandemi bahkan turut membantu pemulihan ekonomi nasional.

Ceruk spesifik yang bisa dimasuki di industri ini adalah makanan dan minuman sehat atau makanan beku. 

Jika hendak bergerak di bisnis ini, modal dari kartu kredit bisa dipakai untuk membeli bahan baku, ongkos pemasaran atau promosi, atau bahkan untuk sewa tempat (pilihan ini cukup masuk akal mengingat pembatasan sosial sudah semakin dilonggarkan seiring pandemi berubah menjadi endemi). 

2. Tanaman hias

Usaha kecil yang menjanjikan berikutnya adalah bisnis tanaman, baik yang masih berbentuk bibit atau yang sudah jadi. Hal ini juga merupakan fenomena yang muncul di era pandemi. Ketika seseorang dipaksa di rumah saja, mereka mencari kesibukan baru dan salah satunya adalah berkebun. 

Memang tidak ada data resmi berapa peningkatan penjualan tanaman hias di era pandemi. Namun beberapa penjual mengaku lewat media massa keuntungannya naik signifikan. Sebuah usaha di Tangerang, misalnya, mengaku omzet yang didapat bisa mencapai Rp15 juta per bulan. Selain soal jumlah, keuntungan besar ini juga ditopang oleh beberapa tanaman yang memang berharga mahal. 

Seperti bisnis lain, usaha kecil yang menjanjikan ini juga harus dilakukan dengan serius seperti, misalnya, terlebih dulu melakukan riset tentang tanaman apa yang sedang laku di pasaran, atau bagaimana cara merawatnya agar tak mudah layu, dan lain-lain. 

3. Parsel Lebaran

Sebentar lagi Lebaran dan karena itu usaha kecil yang menjanjikan berikutnya adalah  bisnis parsel. Ini adalah bisnis musiman yang ketika waktunya tiba bisa mendatangkan untung banyak. Seorang penjual parsel misalnya mengaku omzetnya bisa lebih dua kali lipat modal alias 100 persen lebih

Salah satu kunci agar sukses di bisnis ini adalah bagaimana mengemas paket secantik mungkin. Hal ini bisa dilakukan dengan mengambil inspirasi dari penjual lain lalu memodifikasinya. Pemasaran juga penting. Promosi di media sosial bisa dicoba. Hal ini, tentu saja, menghilangkan kebutuhan untuk sewa tempat. 

Tentu saja modal terbesar dari kartu kredit di usaha kecil yang menjanjikan ini akan dipakai untuk membeli bahan. Bahan bisa dibeli ketika pesanan datang, atau, jika tak mau kehabisan, membelinya terlebih dulu. Harga jual bisa ditetapkan sekian persen dari ongkos produksi.

4. Kue kering

Bisnis kue kering juga merupakan usaha kecil yang menjanjikan. Ia bahkan bisa lebih menguntungkan menjelang Idulfitri seperti sekarang, ketika banyak orang pasti membeli itu untuk disajikan ke keluarga dan tamu yang akan datang. 

Seorang penjual kue kering Lebaran di Yogyakarta mengatakan modal untuk membangun bisnis rumahan ini pertama-tama sekitar Rp 5 juta saja. Pertama untuk oven gas Rp 3 juta, mixer kecil Rp 300 ribu, dan bahan kue Rp 2 juta. Modal sebanyak bisa untuk memproduksi 100 stoples kue. 

Dalam usaha kecil yang menjanjikan ini, selain dipakai untuk membeli semua peralatan tersebut, kartu kredit juga bisa dipakai untuk membayar biaya pemasaran di media sosial seperti Facebook. Semakin luas jangkauan iklan, semakin mungkin Anda kebanjiran pesanan.  

5. Jasa pembayaran

Tidak semua orang punya kartu kredit dan merasa mubazir mengajukannya ke bank hanya untuk keperluan yang hanya sesekali saja. Fakta ini bisa menjadi pintu masuk bagi Anda untuk meraih untung. 

Usaha kecil yang menjanjikan ini pada dasarnya adalah bisnis jasa. Gagasan utamanya adalah membantu konsumen untuk melakukan pembayaran via kartu kredit. Untung diperoleh dari margin yang dibayarkan kartu kredit dan yang dikirim konsumen. Maka praktis Anda tidak mengeluarkan modal sama sekali kecuali untuk pemasaran. Benar-benar usaha kecil yang menjanjikan, bukan?

Apa saja jasa pembayaran via kartu kredit tersebut? Banyak sekali. Misalnya pembelian barang dari luar negeri dan pembayaran pemasangan iklan di media sosial dan biaya berlangganan streaming film. Anda juga bisa menjajakan jasa titip barang ketika sedang berada di luar negeri.

(Baca: Memahami Bisnis Model Canvas: Elemen, Cara Membuat, dan Contohnya)

Alternatif Kartu Kredit

kartu kredit

Photo by geralt Pixabay.com 

Adakah alternatif dari kartu kredit bagi mereka yang hendak menjalankan usaha kecil yang menjanjikan? Ada, dan itu adalah perangkat lunak pembayaran seperti Spenmo

Betapa pun menguntungkannya kartu kredit, ia memiliki beberapa kelemahan. Misalnya tak bisa dipakai untuk pembayaran tunai. Untuk mengantisipasi ini biasanya bisnis menyediakan uang receh--dikenal dengan istilah petty cash. Masalahnya petty cash kadang sangat terbatas dan tidak mungkin mengandalkan itu terus-menerus untuk pembayaran. 

Dengan Spenmo, pelanggan bisa mengonversi saldo yang berasal dari top-up kartu kredit menjadi uang tunai. Dengan kata lain, Spenmo memungkinkan kartu kredit diubah menjadi uang tunai. 

Gunakan kartu kredit yang ada untik pembayaran bisnis

Salah satu syarat usaha kecil yang menjanjikan adalah mampu melakukan pembayaran dengan efektif. Di sini kita menemukan keterbatasan kartu kredit berikutnya. Dengan kredit, bagaimanapun, pembayaran dilakukan satu per satu. Hal ini akan merepotkan misalnya karena bisnis memiliki banyak vendor. Dengan Spenmo, masalah ini teratasi karena tinggal meneruskan invoice tanpa perlu menginput detail secara manual. Pembayaran sudah diterima atau belum juga bisa dipantau. 

Usaha kecil yang menjanjikan adalah ketika pemilik bisnis melihat gambaran lengkap pengeluaran perusahaan secara real time. Hal ini tak bisa diketahui ketika menggunakan kartu kredit tapi bisa saat menggunakan perangkat lunak pembayaran. 

Terakhir, pebisnis juga tak perlu risau saat menggunakan perangkat seperti Spenmo karena kartu dapat ditetapkan limit-nya. Dalam hal ini transaksi tidak bisa dilakukan jika batas sudah tercapai. Jadi ia berbeda dengan kartu kredit yang penerimanya akan kena denda jika meminjam uang melebihi batas (over limit). 

Kesimpulan

Sebelum memutuskan menggunakan kartu kredit untuk modal usaha kecil yang menjanjikan–yang beberapa contoh bisnisnya telah disinggung di bagian atas–ada beberapa hal yang perlu diingat. Pertama, pahami terlebih dulu manfaat dan risiko menggunakan kartu kredit (penjelasannya dapat dibaca di artikel berikut). Kedua, pilihlah kartu yang tepat (caranya dengan tidak terburu-buru dan membandingkan banyak kartu). Ingat pula bahwa kartu kredit harus dilunasi tepat waktu dan sebaiknya tidak mencampur antara untuk kebutuhan bisnis dan pribadi. 

Meski banyak kelebihannya, kartu kredit juga memiliki kelemahan, yang, untungnya, sudah bisa diantisipasi dengan perangkat lunak pembayaran seperti Spenmo. Selain itu aplikasi ini juga memberikan kelebihan lain yang cocok bagi siapa pun yang berupaya menjalankan usaha kecil yang menjanjikan.

Similar posts

Stay up to date with Spenmo

Sign up to get the latest news, updates, and special offers delivered directly to your mailbox