<img height="1" width="1" src="https://www.facebook.com/tr?id=763856411650746&amp;ev=PageView &amp;noscript=1">
Manajemen Pengeluaran

Rekening Perusahaan: Karakteristik, Manfaat, dan Syarat Membuatnya

Pengusaha sebaiknya memiliki rekening perusahaan yang terpisah dari rekening pribadi. Kenapa demikian? Simak penjelasannya di sini!


Ketika membangun usaha, seorang entrepreneur harus siap dengan segala hal yang penting untuk menyokong keberlangsungan usaha itu. Beberapa di antaranya mungkin tampak sepele karena usaha yang didirikan hanya warung atau toko baju, bukan startup yang mentereng. Meski berukuran kecil atau bahkan mikro, suatu usaha tetap memerlukan sejumlah aspek yang lazimnya ada pada perusahaan yang lebih besar. Salah satu hal yang penting itu adalah rekening perusahaan.

Kebanyakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih mengandalkan rekening pribadi untuk semua urusan bisnisnya. Alasan yang paling sering dikemukakan adalah biar tidak repot atau malas mengurus pembukaan rekening. Padahal mencampurkan keuangan pribadi dengan usaha justru akan lebih merepotkan di kemudian hari, terutama ketika bisnis kian tumbuh besar.

Selain itu, dalam aturan sebelumnya syarat pendirian perseroan adalah minimal ada dua pendiri sehingga, ketika cuma ada satu pendiri, ia menganggap hanya perlu rekening tabungan pribadi untuk keperluan usahanya. Sejak adanya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, perseroan bisa didirikan oleh perorangan dan dengan begitu rekening perusahaan bisa dibuka walau usaha hanya didirikan oleh satu orang.

(Baca: Cara Mudah Membuat Kartu Kredit Corporate)

Karakter Rekening Perusahaan

Rekening perusahaan memiliki sejumlah perbedaan yang signifikan dengan rekening pribadi. Dalam hal ini, rekening perusahaan mengacu pada giro atau current account. Perbankan menyediakan layanan giro bagi nasabah individu ataupun badan usaha. Meski begitu, jarang ada individu non-wiraswasta yang memiliki giro karena memperoleh lebih banyak manfaat dari tabungan biasa. Karakter rekening giro secara spesifik memang lebih pas untuk kebutuhan transaksi dalam jumlah banyak dan sering yang jarang didapati pada nasabah individu.

Berikut ini beberapa karakter rekening perusahaan:

  • Dana hanya dapat dicairkan lewat cek atau bilyet giro
  • Nasabah harus punya nomor pokok wajib pajak
  • Dana dalam rekening cenderung sering bergerak keluar-masuk (likuid) karena seringnya transaksi
  • Sistem administrasi kompleks
  • Tingkat suku bunga rendah
  • Fitur dan layanan komplet
  • Batas penarikan/pencairan dana tinggi

Adapun Otoritas Jasa Keuangan secara khusus menjelaskan dua karakter giro, yakni cek dan bilyet giro. Cek adalah surat berharga yang diterbitkan bank bagi pihak yang ditunjuk untuk melakukan penarikan atau pencairan uang tunai. Cek bisa menjadi substitusi uang tunai dalam transaksi perdagangan. Sedangkan bilyet giro adalah surat berharga yang berisi perintah pencairan dana lewat pemindahbukuan dari bank ke rekening nasabah. Bilyet giro juga dapat digunakan sebagai alat pembayaran.

(Baca: Mudah, Ini Cara Membuat Kartu Kredit Perusahaan untuk UKM)

Manfaat Rekening Perusahaan

Rekening perusahaan memberikan manfaat yang besar untuk kepentingan bisnis sekaligus pribadi. Manfaat ini tak dapat diperoleh jika pemilik usaha masih memakai rekening pribadi.

Perlindungan finansial

Dengan memisahkan keuangan pribadi dengan keuangan bisnis lewat pembukaan rekening perusahaan, dana pribadi dan usaha Anda akan terlindungi. Misalnya bila usaha tidak mampu membayar utang atau pinjaman bank, aset pribadi Anda tidak akan ikut terseret. Sedangkan jika Anda punya masalah personal dalam hal pembayaran kredit, skor kredit bisnis Anda tetap aman sehingga tetap leluasa mencari kredit usaha yang dibutuhkan untuk berkembang.

Lebih mudah mengatur pengeluaran

Bila Anda memiliki rekening perusahaan, bakal lebih mudah bagi Anda untuk melacak, memantau, dan mencegah pengeluaran berlebihan yang tak disengaja. Catatan transaksi yang bersumber dari rekening giro juga lebih rapi sehingga penyusunan laporan keuangan pun lebih gampang.

Tidak repot mengurus pajak

Pemisahan rekening pribadi dengan rekening perusahaan akan memudahkan penghitungan dan pelaporan pajak. Sebagai individu yang juga pengusaha, Anda punya kewajiban perpajakan yang berbeda dengan individu non-pengusaha. Bila tak menaati aturan pajak badan usaha, risikonya amat besar di masa depan. Selain menghadapi denda, Anda mungkin bisa diancam dengan pidana karena dianggap tidak taat pajak.

Menunjukkan profesionalitas dan kredibilitas

Adanya rekening perusahaan menunjukkan bahwa Anda bisa memisahkan urusan personal dengan bisnis. Di mata pelanggan dan klien, profesionalitas dan kredibilitas bisnis Anda pun akan meningkat. Mereka akan merasa lebih teryakinkan ketika mentransfer dana dengan tujuan rekening atas nama perusahaan alih-alih nama personal.

uang dalam rekening perusahaanPhoto by: PXHere

Perbedaan Rekening Perusahaan dan Rekening Pribadi

Perusahaan memiliki kebutuhan finansial yang berbeda dengan individu. Karena itu, layanan perbankan untuk bisnis pun berbeda dengan buat personal. Berikut ini beberapa perbedaan rekening perusahaan dan rekening pribadi:

Laporan transaksi

Bank akan secara rutin menyampaikan laporan transaksi uang yang masuk dan keluar dalam rekening giro secara bulanan berupa rekening koran. Laporan ini bisa diberikan dalam bentuk fisik ataupun dikirim lewat e-mail. Sedangkan nasabah rekening pribadi yang hendak mengakses laporan atau mutasi rekening harus menyampaikan permintaan kepada bank baik secara langsung maupun lewat aplikasi Internet banking.

Metode pencairan dana

Nasabah rekening perusahaan dapat mencairkan dana hanya lewat cek atau bilyet giro. Cek bisa dipakai untuk mencairkan dana secara langsung. Sedangkan pencairan bilyet giro harus melalui tahap pemindahbukuan. Adapun dana dalam rekening pribadi bisa ditarik lewat kartu ATM, transfer, dan teller bank.

Batas transaksi

Bank mematok batas atau limit transaksi untuk rekening pribadi. Selain nilai nominal dana, jumlah transaksi dibatasi setiap harinya. Meski saldo yang tersedia masih ada, seseorang tetap tak bisa melakukan transaksi jika melampaui batas tersebut. Sementara itu, giro bebas digunakan untuk bertransaksi dalam jumlah berapa pun selama saldo mencukupi.

Cakupan layanan

Rekening pribadi yang merupakan tabungan produk perbankan reguler sudah diatur secara pasti dengan layanan terbatas. Sedangkan cakupan layanan yang disediakan bank lewat produk rekening perusahaan lebih luas. Nasabah bisa mendapatkan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan usahanya. Tapi beberapa layanan tambahan bisa diperoleh dengan tambahan biaya.

(Baca: Mengenal Kartu Korporat Visa dan Alternatifnya untuk Bisnis)

Syarat Membuat Rekening Perusahaan

Setiap bank memiliki syarat pembukaan rekening perusahaan masing-masing. Secara umum, syarat tersebut meliputi:

  •       Kartu tanda penduduk pendiri usaha
  •       NPWP pendiri dan entitas usaha
  •       Nomor Induk Berusaha perusahaan
  •       Surat pernyataan pendirian perseroan
  •       Sertifikat pendaftaran perseroan
  •       Formulir pembukaan rekening
  •       Surat kuasa penunjukan pengelolaan rekening
  •       Akta pendirian
  •       Anggaran dasar serta perubahan terakhir
  •       Dokumen lain sesuai dengan ketentuan bank

Adapun minimal dana yang harus disetor untuk membuka rekening perusahaan juga bervariasi. Biasanya setoran awal rekening giro sebesar Rp 500 ribu-Rp 1 juta.

Cara Membuka Rekening Perusahaan secara Online

Seiring dengan perkembangan zaman, sejumlah bank nasional menyediakan layanan pembukaan rekening perusahaan secara online. Artinya, calon nasabah tak perlu datang ke kantor bank dengan membawa segepok dokumen persyaratan untuk memiliki tabungan bisnis.

Cukup akses situs atau aplikasi bank tersebut di smartphone untuk mendapatkan informasi mengenai cara membuat tabungan perusahaan. Karena pembukaan rekening dilakukan tanpa tatap muka, calon nasabah harus menyiapkan semua dokumen persyaratan dalam bentuk digital atau scan. Nantinya, sesuai dengan langkah pembuatan rekening online, lampirkan dokumen-dokumen tersebut dengan cara mengunggahnya di tempat yang telah disediakan.

Calon nasabah harus menyiapkan diri untuk menjalani verifikasi fisik lewat foto atau video. Meski lewat online, verifikasi fisik ini tetap dibutuhkan demi validasi data dan keamanan calon nasabah sendiri. Jika semua tahap sudah selesai tanpa hambatan, rekening bisa langsung terbuka saat itu juga.

Adanya rekening tabungan yang diperuntukkan khusus untuk kepentingan bisnis bisa menentukan arah laju usaha ke depan. Anda bisa mengombinasikan rekening perusahaan dengan platform manajemen pengeluaran seperti Spenmo untuk mempermudah berbagai transaksi pengeluaran perusahaan.

Anda bisa melakukan pembayaran tagihan dalam jumlah banyak secara sekaligus tanpa perlu memasukkan detail transaksi satu demi satu. Invoice yang harus dibayar akan dipindai dan pembayaran dapat dengan segera dilakukan. Anda pun bisa memantau semua pembayaran lewat dashboard yang tersedia, termasuk untuk memastikan apakah vendor sudah menerima pembayaran tersebut. Dengan menggunakan fitur pembayaran tagihan Spenmo ini, Anda dapat memaksimalkan manfaat rekening perusahaan yang dimiliki.

Otomatisasi pembayaran Anda dengan Spenmo

Similar posts

Stay up to date with Spenmo

Sign up to get the latest news, updates, and special offers delivered directly to your mailbox