<img height="1" width="1" src="https://www.facebook.com/tr?id=763856411650746&amp;ev=PageView &amp;noscript=1">
SaaS & Teknologi

Percepat Perkembangan Bisnis Anda dengan 2 Software Keuangan Ini

Pengusaha kecil sebaiknya memanfaatkan software keuangan agar bisnis lebih cepat berkembang. Keuntungannya banyak. Berikut pembahasannya.


Banyak cara untuk mempercepat perkembangan bisnis kecil alias UKM. Salah satu yang patut dicoba adalah memanfaatkan teknologi, tepatnya dengan menggunakan berbagai software keuangan.
 

Bisnis kecil awalnya memang tampak tak menyita waktu dan seperti dapat dikerjakan semua sendiri. Bahkan di awal bisa tetap dikerjakan sebagai pekerjaan sampingan. Tapi, lama kelamaan, setelah bisnis berjalan dan pelanggan makin banyak, Anda sebagai pemilik bisnis akan semakin kerepotan mengurusi tugas administrasi. Anda mungkin akan semakin disibukkan dengan berbagai tumpukan faktur dan ratusan dokumen lain yang semakin berlebihan.

Ketika itu terjadi, maka inilah saatnya mempertimbangkan menggunakan software keuangan.  

Dilaporkan Forbes, sebuah survei menyatakan sebagian besar pemilik usaha kecil menggunakan Microsoft Excel untuk melacak keuangan mereka, alih-alih menggunakan perangkat lunak akuntansi. Tapi itu akan semakin tak cukup. Di sisi lain, semakin ke sini, berkat perkembangan teknologi dan beragam inovasi, semakin banyak pilihan software keuangan yang harganya murah bahkan gratis.

Pemilik bisnis pun semakin sering meliriknya. Seperti yang dikatakan Alex Barnett di Forbes: “Bisnis kecil selalu mencari alat untuk menyederhanakan hidup mereka, dan aplikasi sering kali menjadi tempat pertama yang mereka lihat.”

Tapi, apa persisnya software keuangan itu? Apa saja jenis-jenisnya? Apa manfaatnya? Apa contoh aplikasinya? Artikel ini mencoba membantu Anda memahami itu semua.

Apa itu software keuangan?

Seperti namanya, software keuangan menurut Yourdictionary adalah sebutan bagi semua perangkat lunak yang berhubungan dengan transaksi akuntansi dan moneter. Ada dua jenis software keuangan menurut penggunanya, yaitu untuk individu dan bisnis. Software keuangan bisnis, tentu saja, lebih lengkap dari software keuangan individu, misalnya disertai fitur terkait seperti pembukuan.

Menurut laman Workiva, perkembangan software keuangan tak bisa dilepaskan dari diciptakannya chip mikroprosesor pertama di dunia pada 1971, Intel 4004. Tujuh tahun kemudian VisiCorp merilis VisiCalc, spreadsheet elektronik pertama untuk Apple II sekaligus software keuangan pertama di dunia.

Bertahun-tahun kemudian, tepatnya pada 1985, Microsoft merilis versi pertama Excel untuk Macintosh. Selama beberapa dekade kemudian, Excel dan Word-lah yang mendominasi pasar perangkat lunak perkantoran bahkan hingga saat ini.

Apa manfaat software keuangan untuk perusahaan?

Mengelola keuangan di sebuah perusahaan akan semakin kompleks, sulit dikoordinasikan, dijalankan, apalagi dilacak ketika bisnis semakin berkembang. Dengan software keuangan, itu semua bisa teratasi.

Laman Business Software menyebut setidaknya ada empat keuntungan yang bisa didapat. Pertama, proses akuntansi dan keuangan yang efisien. Dikatakan efisien bukan hanya karena semuanya semakin cepat, tapi juga dapat mengintegrasikan semua laporan keuangan di masing-masing divisi yang kadang terpisah-pisah.

Kedua, informasi keuangan lebih akurat dan mudah diakses. Informasi keuangan kerap berada di berbagai tempat di banyak divisi. Ini tentu saja dapat mempersulit pemilik untuk mengetahui secara menyeluruh keuangan perusahaan atau memantau/mengelola aktivitas terkait. Disebutkan bahwa software keuangan “menciptakan ‘satu versi kebenaran’ sekaligus meningkatkan akurasi dan konsistensi informasi” keuangan perusahaan.

Ketiga, dengan software keuangan, pemilik bisnis dapat memastikan pedoman pelaporan keuangan disusun dengan konsisten. Hal ini dapat mempermudah audit dan pelaporan tingkat lanjut.

Terakhir, software pengelolaan keuangan tentu saja dapat membuat perencanaan dan analisis strategi bisnis menjadi lebih baik.  

Jenis-jenis software keuangan

software keuangan

Perangkat lunak akuntansi dan perangkat lunak pembayaran adalah dua jenis software utama yang semestinya dimiliki pebisnis pemula. 

Perangkat lunak akuntansi berfungsi untuk melacak transaksi keuangan, mengelola arus kas, dan memberikan Anda gambaran soal kondisi finansial perusahaan. Sementara perangkat lunak pembayaran umumnya dipakai karena perangkat lunak akuntansi umum sudah tidak lagi mencukupi kebutuhan perusahaan untuk mengirim faktur atau invoice, serta memproses pembayaran dan laporan. 

1. Software akuntansi

Mengapa software akuntansi sangat diperlukan dalam membuat laporan keuangan? Jelas, karena software manajemen keuangan yang satu ini sangat mempermudah pebisnis melacak piutang dan utang. Pebisnis tak perlu lagi menghafal rumus penghitungan karena sudah disediakan sistem. Dengan demikian waktu pun akan dihemat. 

Lalu pebisnis pun tak perlu mempekerjakan akuntan karena umumnya aplikasi ini dirancang agar dimengerti semua orang. Tanpa mempekerjakan akuntan, maka biaya bisa dihemat dan dipakai untuk keperluan lain. 

Manfaat lain tentu saja meminimalkan kekeliruan. Potensi melakukan kesalahan-salah hitung, salah memasukkan, dan lain-lain-tentu lebih besar saat mengerjakan pembukuan secara konvensional. 

Kemudian faktor keamanan. Software keuangan apa pun pada dasarnya menjamin catatan aman karena disimpan di cloud. Baik aman dari tangan-tangan jahil atau hal-hal tak terduga seperti bencana atau pencurian berkas. Karena data disimpan di cloud, data-data tersebut juga bisa diakses di mana pun dan kapan pun. 

Selain itu biasanya perangkat lunak akuntansi pun menyediakan fitur pencatatan stok barang. 

Lalu, apa saja contoh dari software akuntansi yang dapat membantu dan mempermudah pekerjaan akuntan di dunia kerja? 

Pada Mei lalu, Investopedia memeringkat lima software keuangan terbaik khusus untuk akuntansi. Kelimanya adalah: 

  1. QuickBooks Online (terbaik secara umum)
  2. Xero (terbaik untuk pebisnis mikro)
  3. FreshBooks (terbaik untuk bisnis berbasis layanan)
  4. QuickBooks Self-Employed (terbaik untuk pekerja lepas/freelance)
  5. Wave (terbaik untuk kategori gratis)

Pengembang software Indonesia juga banyak yang sudah membuat aplikasi serupa, seperti Accurate dan Jurnal, yang tentu saja sama-sama mempermudah pebisnis kecil. 

2. Software pembayaran

Software keuangan selanjutnya terkait dengan pembayaran. Bahkan jika belum menghasilkan pendapatan apa pun, perusahaan tetap memiliki pengeluaran untuk dikelola, misalnya untuk belanja perabotan kantor dan biaya vendor. Tanpa perangkat lunak, maka akan sulit bagi suatu usaha untuk mencatat itu semua ketika bisnis terus berkembang-dari mulai mendata pembelian, mengumpulkan tanda terima pembelian, dan sebagainya. 

Untuk kebutuhan ini, Spenmo merupakan solusi yang tepat. Spenmo adalah software keuangan yang sangat bisa Anda andalkan untuk memudahkan segala hal tentang pembayaran bisnis. 

Kliring invoice di software ini semudah mengirimkan email. Spenmo juga dapat dipakai untuk melacak status semua pembayaran dalam satu dasbor. Anda tidak perlu lagi menginput detail vendor secara manual. Cukup teruskan pembayaran tagihan dan Spenmo akan memindai invoice serta melakukan pembayaran dengan cepat dan otomatis, entah itu satu atau 1.000 tagihan sekalipun.

Selain itu, Spenmo juga dapat diintegrasikan dengan software akuntansi perusahaan seperti Xero. Manfaatnya, tiap transaksi pembayaran otomatis langsung tercatat dalam pembukuan perusahaan secara real time.

software keuangan

Pilih software keuangan yang tepat

Pada akhirnya semua bisnis memang harus memanfaatkan teknologi agar lebih cepat untuk berkembang. Software manajemen keuangan, dengan demikian, adalah keharusan. Namun begitu, patut dicatat bahwa pebisnis tak bisa asal memilih, mengingat begitu banyak jenis perangkat lunak untuk kegiatan-kegiatan bisnis yang spesifik. 

Setidaknya, tentukanlah perangkat yang paling dibutuhkan. Dalam hal ini tentu software akuntansi dan pembayaran termasuk di antaranya, entah bagi bisnis yang baru memulai atau sudah berkembang. 

Anda harus mengendalikan penuh bisnis Anda, dan software keuangan adalah alat yang tepat untuk membuatnya lebih mudah. Jangan takut untuk mencoba hal baru dan belajar bagaimana teknologi membantu pebisnis agar lebih efektif. Ingat bahwa pesaing Anda juga mungkin akan menggunakan software keuangan. Jadi, jangan sampai tertinggal.

Similar posts

Stay up to date with Spenmo

Sign up to get the latest news, updates, and special offers delivered directly to your mailbox