<img height="1" width="1" src="https://www.facebook.com/tr?id=763856411650746&amp;ev=PageView &amp;noscript=1">
Bisnis & Finansial

Miliki 11 Karakter Wirausaha Berikut agar Sukses dalam Berbisnis

Mereka yang hendak sukses berbisnis harus memiliki sejumlah karakter. Salah satu karakter wirausaha penting tersebut adalah cerdas memanfaatkan teknologi.


Banyak orang ingin menjadi pengusaha dan bertanya-tanya apakah mereka cocok untuk untuk. Mereka mulai berkaca dan bertanya: adakah karakter wirausaha ada dalam diri saya? 

November tahun lalu Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan wirausahawan di Indonesia baru sekitar 3,47 persen dibanding total penduduk. Namun ia optimistis angkanya akan terus bertambah dan mencapai 4 persen pada 2024. Dengan regulasi yang tepat, sangat mungkin itu akan terjadi. 

Menjadi wirausahawan dianggap lebih lebih baik ketimbang bekerja kepada orang lain. Salah satu kelebihannya adalah tidak lagi diperintah dan hanya mendapatkan uang per bulan. Kisah-kisah sukses dari mereka yang terlebih dulu masuk ke dalamnya padahal memulai semua dari nol semakin memperkuat niat tersebut. 

Mereka pun mulai mencari tahu apa saja karakter wirausaha dan mencoba memiliki itu sebelum benar-benar terjun. 

Artikel “The Entrepreneurial Process” yang ditulis oleh William D. Bygrave dalam buku The Portable MBA in Entrepreneurship (2009, hlm. 7) menyebut terdapat 10 “karakter paling penting dari wirausahawan sukses.” Semua berawal dari huruf “d” (dalam bahasa Inggris) sehingga kerap juga disebut karakter “10 D”. 

Ulasan lengkapnya ada di bawah ini. Selain itu, kami menambah satu karakter lagi karena memang cocok dengan perkembangan zaman yang semakin canggih. 

(Baca: 7 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Memulai Bisnis dengan Kartu Kredit)

1. Dream (mimpi)

Karakter wirausaha pertama adalah memiliki mimpi. Mimpi di sini maksudnya adalah visi tentang seperti apa masa depan mereka dan bisnis mereka. Lebih dari itu, kata Bygrave, “mereka memiliki kemampuan untuk mewujudkan impian mereka.” 

2. Decisiveness (tegas)

Maksud dari decisiveness adalah kemampuan untuk membuat keputusan cepat dan efektif. Pebisnis yang sukses tidak menunda-nunda. Kecepatan adalah salah satu faktor kunci dalam kesuksesan mereka. Misalnya, karena cepat, maka produk mereka akan lebih dulu dikenal oleh konsumen. 

3. Doers (tindakan)

Karakter wirausaha doers mirip dengan karakter nomor dua. Bygrave mendefinisikan karakter ini sebagai “begitu mereka memutuskan suatu tindakan, mereka mengimplementasikannya secepat mungkin.” Jadi, mereka pada umumnya bersikap “satu kata, satu perbuatan.” 

4. Determination (tekad)

Mereka yang telah berada di puncak kesuksesan mengimplementasikan usaha dengan komitmen yang total. Mereka jarang menyerah bahkan jika menghadapi tantangan yang sepertinya tidak bisa diatasi. Jadi, jangan bayangkan mereka langsung berhasil. Justru mereka terus-menerus menemui kesalahan dan kegagalan. 

5. Dedication (dedikasi)

Bisnis yang sukses adalah yang dijalankan dengan penuh dedikasi. Karakter wirausaha yang satu ini dicirikan dengan “bekerja tanpa lelah.”  Bygrave menyebut bukan hal aneh jika pebisnis sukses mencurahkan kerja selama 12 jam sehari dan bahkan tujuh hari dalam sepekan. Tentu kadang implikasinya adalah ada yang dikorbankan. Misalnya waktu bersama keluarga atau waktu istirahat. 

6. Devotion (setia)

Apa yang membuat wirausahawan sukses tetap bertahan saat situasi sulit? Tidak lain karena mereka memang mencintai apa yang mereka kerjakan. Orang-orang super kaya seperti Elon Musk atau Jack Ma, tentu saja memiliki sikap ini. 

7. Details (rinci)

Tak ada bisnis sukses yang dibuat dengan konsep asal-asalan atau sekadar gambaran umum saja. Maka karakter wirausaha selanjutnya adalah ia haruslah orang yang rinci. Ada ungkapan bahwa “setan bersemayam dalam detail.” Dalam konteks bisnis, sukses atau tidaknya yang dilakukan sangat mungkin karena faktor-faktor kecil.  

8. Destiny (nasib)

Maksud karakter wirausaha yang satu ini bukan menyerahkan semua hasil pada suratan takdir setelah semua usaha yang telah dilakukan. Arti dari karakter lebih kepada sikap: pebisnis itu adalah mereka yang ingin bertanggung jawab atas nasib sendiri ketimbang bergantung pada orang lain. Karena bertanggung jawab kepada diri sendirilah ia melakukan semua secara maksimal. 

9. Dollars (uang)

Bagi Bygrave, pebisnis yang sukses bukanlah mereka yang pertama-tama bermimpi menjadi kaya. Jika punya banyak uang, maka itu sekadar buah dari kerja keras selama ini. Bercita-cita punya banyak uang sejak awal dikhawatirkan membuat rencana bisnis terlalu ambisius dan malah tidak realistis. 

10. Distribute (distribusi)

Karakter wirausaha terakhir menurut Bygrave lebih ke soal relasi pengusaha dan karyawan mereka. Dikatakan bahwa karakter pebisnis yang sukses adalah mereka membagi kepemilikan perusahaan kepada karyawan kunci. Jadi si pengusaha bukan pemilik saham (katakanlah begitu) 100 persen, tapi ada juga bagian beberapa karyawan, misalnya mereka yang terlibat sejak awal. 

11. Cerdas memanfaatkan teknologi

karakter pengusaha

Photo by Piqsels.com

Di masa sekarang, sulit membayangkan sebuah bisnis akan sukses jika semua hal, dari hulu sampai hilir, dijalankan dengan cara manual. Dunia bergerak dengan cepat dan mereka yang lamban hanya akan ditinggal. Maka, karakter wirausaha terakhir adalah mampu memanfaatkan teknologi secara maksimal. 

Jangan bayangkan “teknologi” sekadar hal-hal yang sangat canggih, misalnya robot, kecerdasan buatan, atau mesin-mesin yang hanya bisa dioperasikan oleh para ahli. Teknologi yang dimaksud di sini bermakna luas, yaitu segala sesuatu yang ketika digunakan akan membuat pekerjaan lebih efektif dan efisien. 

Ia bisa sesederhana perangkat lunak atau aplikasi, yang memang dibuat agar dapat dioperasikan oleh semua orang hanya dengan mempelajarinya dalam waktu singkat. 

(Baca: Mengenal Analisis SWOT, Kunci Kemajuan Usaha)

Memiliki karakter wirausaha yang satu ini akan sangat membantu pebisnis di bidang apa pun karena pada dasarnya aplikasi memang berguna secara universal: dari mulai meningkatkan produktivitas hingga menjalankan fungsi bisnis lain secara lebih akurat ketimbang cara-cara manual. 

Perangkat lunak yang dapat diaplikasikan di bisnis mana pun adalah aplikasi pembayaran. Siapa pun yang hendak memiliki karakter wirausaha cerdas memanfaatkan teknologi bisa pertama-tama menggunakan perangkat lunak pembayaran sebelum memanfaatkan aplikasi untuk pekerjaan lain, misalnya mengurus sumber daya manusia. 

Salah satu aplikasi pembayaran adalah Spenmo. Dengan Spenmo, misalnya, bisnis tak perlu lagi mengelola faktur satu per satu. Yang perlu dilakukan tinggal mengunggahnya ke dasbor dan pembayaran pun dapat dilakukan secara otomatis. 

Dan itu baru secuil saja. Intinya, sangat banyak jenis pembayaran dapat dilakukan menggunakan perangkat lunak yang satu ini, dari mulai reimbursement, gaji, dan pengeluaran-pengeluaran lain. 

Otomatisasi pembayaran Anda dengan Spenmo

Manfaat karakter wirausaha cerdas memanfaatkan teknologi tak lain agar tersedia waktu lebih banyak untuk mengurusi hal lain. Menggunakan Spenmo, semua proses pembayaran yang diautomasi menghasilkan penghematan hingga 200 jam setiap bulan. Anda bisa membayangkan sendiri betapa waktu sebanyak itu bisa dipakai untuk banyak hal yang intinya demi memajukan perusahaan. 

Kesimpulan

Karakter wirausaha pada dasarnya adalah seperangkat kemampuan yang bisa dipelajari. Pebisnis akan ditempa oleh pengalaman dan pada akhirnya akan membuatnya belajar menjadi pribadi yang lebih baik. Jadi jangan khawatir jika merasa belum memiliki semua. Ingat selalu bahwa yang terpenting adalah memulainya. Banyak orang yang punya banyak ide besar, tapi tidak semua berani merealisasikannya.

Similar posts

Stay up to date with Spenmo

Sign up to get the latest news, updates, and special offers delivered directly to your mailbox