<img height="1" width="1" src="https://www.facebook.com/tr?id=763856411650746&amp;ev=PageView &amp;noscript=1">
Manajemen Pengeluaran

Mengenal Aplikasi Tracking Pengeluaran dan Manfaatnya untuk Bisnis

Sangat penting bagi bisnis untuk memanfaatkan teknologi saat beroperasi. Salah satunya adalah aplikasi tracking pengeluaran.


Sering kali kita ada pada situasi ketika uang habis tanpa jelas ke mana dan untuk apa itu digunakan. Kita coba mengingat tapi tidak berhasil. Dalam situasi seperti ini, menggunakan aplikasi tracking pengeluaran adalah jalan keluar yang paling tepat. 

Banyaknya pihak yang menggunakan aplikasi satu ini tercermin lewat nilainya yang terus berkembang secara global. Menurut sebuah riset, nilai pasarnya mencapai 5.487 juta dolar AS pada 2020 dan menjadi 13.349 juta pada 2016.

Artikel ini akan menjelaskan lebih jauh tentang teknologi satu ini. Dari mulai pengertian, manfaat, komponen, dan tentu saja contohnya. 

Pengertian Aplikasi Tracking Pengeluaran

Aplikasi adalah istilah yang punya arti cukup luas. Namun, dalam konteks ini, sebagaimana dikutip dari Kamus Merriam Webster, ia adalah sebuah program yang melakukan tugas atau serangkaian tugas tertentu. Maka pengertian paling sederhana dari aplikasi tracking pengeluaran adalah program yang dibuat untuk melakukan pelacakan terhadap semua pengeluaran. 

Program ini dapat berbentuk perangkat lunak yang harus dipasang atau instal di perangkat, diakses langsung via browser, atau keduanya. 

Di pasar, ada aplikasi yang dibuat untuk pengguna individual. Umumnya cara kerja perangkat lunak satu ini adalah adalah pengguna menetapkan apa saja jenis pengeluarannya. Misalnya “makan”, “transportasi” dan sejenisnya. Setelah itu batas maksimal untuk setiap pos juga ditetapkan. 

Setiap kali uang keluar, maka pengguna secara manual harus mencatatnya. Jika cara kerjanya seperti itu, pada dasarnya aplikasi tracking pengeluaran ini tidak banyak manfaatnya jika si pengguna lupa mencatat pengeluaran. 

Ada pula aplikasi tracking pengeluaran untuk bisnis. Tentu saja ia memiliki fitur yang lebih banyak–atau berbeda–dari aplikasi untuk pengguna individu. Ia juga umumnya dilengkapi fasilitas analisis data, sesuatu yang sangat dibutuhkan oleh bisnis mana pun. 

(Baca: 8 Ciri Aplikasi Pencatat Pengeluaran Bisnis yang Mumpuni)

Manfaat Aplikasi Tracking Pengeluaran

Ada segudang manfaat ketika seseorang atau entitas bisnis menggunakan aplikasi tracking pengeluaran. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Keuangan teratur

Ketika pengeluaran tidak jelas, maka itu akan membuat situasi keuangan berantakan. Anda akan tiba pada situasi di mana tiba-tiba tak ada lagi uang untuk kebutuhan mendesak. Menggunakan aplikasi, sebaliknya, membuat keuangan lebih teratur. 

2. Mencegah pemborosan 

Ketika tidak tahu ke mana uang dibelanjakan, sangat mungkin pemborosan sedang terjadi. Dengan aplikasi, Anda akan lebih berhati-hati saat berbelanja. Anda akan melakukan pengeluaran dengan lebih bertanggung jawab. 

3. Menemukan masalah 

Saat pengeluaran mampu dilacak dengan aplikasi tracking pengeluaran, Anda dapat menelaah apakah pengeluaran telah diatur dengan baik atau apakah ada yang bisa diperbaiki. Misalnya, ternyata diketahui ada pos anggaran yang sebenarnya bisa dialihkan ke pos lain yang lebih membutuhkan. 

4. Mendorong menabung

Tak hanya dialihkan ke pos lain yang lebih membutuhkan, menggunakan aplikasi juga bisa memicu pengguna lebih banyak menabung. Dengan menabung, Anda juga bisa menghindari utang. 

Tentu saja semua manfaat aplikasi tracking pengeluaran di atas tak hanya dapat dirasakan oleh pengguna individual, tapi juga entitas bisnis. Entitas bisnis juga dapat merasakan manfaat spesifik dari penggunaan aplikasi ini, yaitu: 

1. Transparan

Transparansi adalah unsur penting bagi bisnis. Ia adalah kunci untuk membangun manajemen anggaran yang prima. 

2. Menekan risiko

Pengeluaran dalam konteks bisnis harus dikelola dengan hati-hati karena selalu ada potensi penipuan (atau ketidaksengajaan yang menyebabkan kerugian). Mengetahui ke mana persisnya uang pergi adalah kunci manajemen risiko. 

3. Hemat waktu

Tanpa aplikasi tracking pengeluaran, semua pelacakan pengeluaran melibatkan banyak dokumen yang harus diverifikasi dan tentu saja memakan waktu. Sementara dengan aplikasi, karena berbasis digital, pekerjaan lebih mudah dilakukan. 

(Baca: Memahami Pengeluaran Karyawan dan Tips Mengelolanya Secara Efektif)

Contoh Aplikasi Tracking Pengeluaran

tracking expense application

Photo by Mohamed Hassan Pxhere.com

Setelah penjelasan di atas, tentu saja satu pertanyaan utama yang muncul adalah, apa contoh aplikasi tracking pengeluaran yang ada di pasar saat ini dan direkomendasikan untuk digunakan?

Jika konteksnya adalah untuk bisnis, maka aplikasi tracking pengeluaran terkemuka saat ini adalah Spenmo. Spenmo bisa digunakan kapan pun dan di mana pun sepanjang ada internet karena merupakan software as a service (SaaS) berbasis cloud.

Sebetulnya Spenmo tak hanya melakukan pelacakan pengeluaran, tapi mempermudah pengeluaran itu sendiri. Jadi pembayaran dilakukan dengan aplikasi itu, lalu semuanya akan terekam secara otomatis dan dapat dilihat secara real time di dasbor. Bisnis tak perlu lagi menunggu lama sampai semua data direkonsiliasi.

Dengan aplikasi tracking pengeluaran ini bisnis dapat dengan mudah melihat pengeluaran apa saja yang telah terjadi, juga dapat melakukan analisis seperti misalnya mengidentifikasi pos mana yang mengeluarkan cukup banyak uang dan apakah itu sudah efektif dengan tujuan perusahaan atau tidak. 

Untuk menggunakan aplikasi tracking pengeluaran yang satu ini, pertama-tama bisnis harus melakukan pendaftaran–yang tak butuh waktu lebih dari 30 menit. Setelah itu bisnis akan mendapatkan kartu korporat yang saldonya dapat diisi sesuai kebutuhan–seperti kartu debit pada umumnya. 

Kartu korporat ini, yang selain berbentuk fisik tapi juga virtual, fleksibel karena dapat diperbanyak sesuai kebutuhan. Kartu dapat dibagikan kepada karyawan atau divisi yang membutuhkan. 

Kartu virtual sangat cocok untuk membayar biaya secara online seperti iklan dan langganan lain. Sementara kartu fisik bisa dipakai untuk transaksi seperti membayar biaya perjalanan bisnis. Ia juga dapat dipakai untuk menarik tunai di mesin ATM.

Tak hanya menjadi aplikasi tracking pengeluaran, kartu korporat Spenmo juga mampu menghindari bisnis dari over budget karena anggaran ditetapkan di awal. Jadi transaksi tidak akan berhasil jika misalnya sudah melebihi batas.. 

Selain dari segi jumlah, fitur merchant lock juga memungkinkan satu kartu virtual hanya bisa dipakai untuk transaksi tertentu–misalnya membayar biaya iklan di Google. 

Kartu korporat Spenmo bisa digunakan di mana pun sepanjang menerima Mastercard. Jadi ia tak hanya bisa dipakai untuk transaksi dalam negeri, tapi juga luar negeri. 

Aplikasi tracking pengeluaran yang satu ini juga tak hanya mencatat dana yang keluar, tapi dapat langsung merekonsiliasinya ke sistem keuangan perusahaan karena ia terintegrasi dengan perangkat lunak akuntansi. 

Dapatkan kartu karporat fisik dan virtual tak terbatas. Cari tahu.

Selain kartu korporat, Spenmo juga dilengkapi dengan fitur lain seperti pembayaran tagihan dan reimbursement. Dalam hal ini Anda tinggal mengunggah foto tagihan atau invoice atau klaim penggantian biaya ke dasbor. Sistem akan melakukan pembayaran secara otomatis dengan mekanisme persetujuan yang mudah. 

Semua fasilitas menarik ini bisa dinikmati dengan biaya berlangganan yang terjangkau. 

(Baca: Contoh Jurnal Pengeluaran Kas Sederhana untuk UMKM)

Penutup

Aplikasi tracking pengeluaran idealnya menjadi bagian dari hidup kita sehari-hari sebagaimana media sosial karena fungsinya yang krusial bagi kesehatan keuangan. Ia mencegah pemborosan dan membuat belanja lebih bijak. 

Hal serupa berlaku bagi entitas bisnis.  Aplikasi tracking pengeluaran haruslah menjadi bagian inti dari operasional perusahaan karena memberikan sejumlah manfaat yang dapat langsung dirasakan. 

Similar posts

Stay up to date with Spenmo

Sign up to get the latest news, updates, and special offers delivered directly to your mailbox